Well, mari kita telusuri semua hal dari yang tak penting menjadi yang terpenting. Kita buka wawasan kita seluas mungkin ( seluas samudera….hhihi ). Setidaknya untuk lingkup sekolah kita t
Kita mulai dari sebuah ruangan cukup sederhana berukuran 9×8 ( tapi mbuh dink… ). Terapit diantara dua ruangan lain yang sekilas sama. Dengan pintu disebelah selatan, jendela baru yang melengkapi ruangan ini di sisi kanan dan kiri. Ditambah lagi kursi-kursi dan meja-meja yang selalu tertata rapi ( tapi bo’ong…hhihi ). Dinding kelas yang bersih tak ada goresan tinta sedikitpun ( ini pun diragukan !).
Sejauh mata memandang kita akan dilihatkan pada sebuah lapangan yang membentang di depan kelas kita, sebuah kolam yang indah dengan air keruhnya dan ikan di dalamnya ( tak tahu lah, itu benar atau tidak ! ). Kelas yang jauh dari pintu gerbang, butuh beberapa hari untuk sampai di kelas ( hhaha…lebahh madu ! ). Jauh pula dari kantin, menjadikan penghuninya kelaparan setiap saat ( rai-rai kantin…hhaha ). Selain itu, kelas ini juga jauh dari WC alias kamar mandi, so kalau mau *i*is harus pandai-pandai nahan, jangan sampai ngompol. Hhaha… itulah kelas XII.IS.3 yang sering disebut “CAZZTLE”. Mari kita telusuri lebih lanjut about CAZZTLE ZONE….
Dibawah asuhan sang Ayah Drs. Saring yang begitu sabar menghadapi ulah, tingkah, serta kelakuan ( sama saja mbok?? ). CAZZTLE sudah mulai berubah. Sedikit demi sedikit menuju yang lebih baik.
Acuh tak acuh ! Memang terlihat sekilas diantara makhluk-makhluk CAZZTLE. Eittss… Jangan salah dulu, ternyata jiwa sosial yang tinggi melekat erat pada diri mereka masing-masing ( sebagai bukti bahwa kami benar-benar anak sosial ) terutama saat ulangan. Hhihi…
Beralih ke spesiesnya. Spesies yang cukup unik dan narsista, banyak bicara ( maklum…anak sosial ‘kan harus banyak bicara… Hhehe ). Yupzz… penghuninya so pasti cantik-cantik dan ganteng-ganteng ( lebay !! ) tak terkecuali ( yya iyya lah..penghuninya juga cuma cewek ma cowok.. hhehe ). Berbagai ukuran badan memenuhi kelas itu, dari yang terlangsing sampai yang terlangsung. Hhaha… Tetapi, insya Allah kami semua adalah anak yang soleh solehah dan cerdas. Amiiinn….
Bagai sayur tanpa garam jika hanya sisi positifnya yang dicantumkan. Seabreg sisi negative juga ada. Karena kami hanya manusia biasa yang punya berbagai kesalahan. Kelas yang dahulu terkenal kelas “pembolos” kini sudah mulai membaik. Yyahh… Karena kesadaran mereka akan dirinya sudah kelas XII, sudah saatnya berfikir bagaimana caranya agar LULUS UN dengan nilai yang terbaik. Amiinnn… GBU !
Hmmmptt’…siapa saja yak penghuni alias spesies CAZZTLE??? Intip dulu yuk…
Mulai dari sang kepala suku yang sudah mulai kehabisan kesabaran, Willy dan pendampingnya sii Bayu. Lanjut ke sekretaris sii jaMzter dan pendamping setianya sii Sukasukaa Thanty. Tak ketinggalan sii G@la_nk dan Rh34NIST yang selalu dengan sabar menalangi kebendaharaan kelas ( kayaknya siihh.. ). Masih lanjut dengan sii manis dan sii ganteng…. Kita urut dari depan yukkk…
@meL, @nang, @ngga, @nggit, @uLia, Cito, Unnis, Desty, @_che, ech@, Enii, Pepyana, Find_@, Aa’gyn, @ra_whaty, the Urahman, it’s_me, Gewott, Miiun_cuitt, Gundhink, @na, Nieze_Nieze, d’Ari Zaff, Rohmatt, FuLan, s@fina, yantche, sudsudd, cyriL_viismg, syukron, tichaa, Umii, wi7iL, t@rii.
Lengkap sudah 40 spesies CAZZTLE dari Sabang sampai Merauke ( itulah Indonesia ). Berbeda-beda tetapi satu jua ( Bhinneka Tunggal Ika ).
Lelah sudah tangan ini mengukir tinta di sehelai kertas. Sudah saatnya pula kami mohon undur diri. Terima kasih tiada terkira untuk Bapak/Ibu Guru yang amad sangad sabar sekali bukan main membimbing kami (^_^). Maafkan segala kesalahan, kekhilafan, serta tutur kata kami yang sering tak enak di hati. Akhirul kalam, wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.. ^_^
KEEP SPIRIT FOR CAZZTLE
Kita mulai dari sebuah ruangan cukup sederhana berukuran 9×8 ( tapi mbuh dink… ). Terapit diantara dua ruangan lain yang sekilas sama. Dengan pintu disebelah selatan, jendela baru yang melengkapi ruangan ini di sisi kanan dan kiri. Ditambah lagi kursi-kursi dan meja-meja yang selalu tertata rapi ( tapi bo’ong…hhihi ). Dinding kelas yang bersih tak ada goresan tinta sedikitpun ( ini pun diragukan !).
Sejauh mata memandang kita akan dilihatkan pada sebuah lapangan yang membentang di depan kelas kita, sebuah kolam yang indah dengan air keruhnya dan ikan di dalamnya ( tak tahu lah, itu benar atau tidak ! ). Kelas yang jauh dari pintu gerbang, butuh beberapa hari untuk sampai di kelas ( hhaha…lebahh madu ! ). Jauh pula dari kantin, menjadikan penghuninya kelaparan setiap saat ( rai-rai kantin…hhaha ). Selain itu, kelas ini juga jauh dari WC alias kamar mandi, so kalau mau *i*is harus pandai-pandai nahan, jangan sampai ngompol. Hhaha… itulah kelas XII.IS.3 yang sering disebut “CAZZTLE”. Mari kita telusuri lebih lanjut about CAZZTLE ZONE….
Dibawah asuhan sang Ayah Drs. Saring yang begitu sabar menghadapi ulah, tingkah, serta kelakuan ( sama saja mbok?? ). CAZZTLE sudah mulai berubah. Sedikit demi sedikit menuju yang lebih baik.
Acuh tak acuh ! Memang terlihat sekilas diantara makhluk-makhluk CAZZTLE. Eittss… Jangan salah dulu, ternyata jiwa sosial yang tinggi melekat erat pada diri mereka masing-masing ( sebagai bukti bahwa kami benar-benar anak sosial ) terutama saat ulangan. Hhihi…
Beralih ke spesiesnya. Spesies yang cukup unik dan narsista, banyak bicara ( maklum…anak sosial ‘kan harus banyak bicara… Hhehe ). Yupzz… penghuninya so pasti cantik-cantik dan ganteng-ganteng ( lebay !! ) tak terkecuali ( yya iyya lah..penghuninya juga cuma cewek ma cowok.. hhehe ). Berbagai ukuran badan memenuhi kelas itu, dari yang terlangsing sampai yang terlangsung. Hhaha… Tetapi, insya Allah kami semua adalah anak yang soleh solehah dan cerdas. Amiiinn….
Bagai sayur tanpa garam jika hanya sisi positifnya yang dicantumkan. Seabreg sisi negative juga ada. Karena kami hanya manusia biasa yang punya berbagai kesalahan. Kelas yang dahulu terkenal kelas “pembolos” kini sudah mulai membaik. Yyahh… Karena kesadaran mereka akan dirinya sudah kelas XII, sudah saatnya berfikir bagaimana caranya agar LULUS UN dengan nilai yang terbaik. Amiinnn… GBU !
Hmmmptt’…siapa saja yak penghuni alias spesies CAZZTLE??? Intip dulu yuk…
Mulai dari sang kepala suku yang sudah mulai kehabisan kesabaran, Willy dan pendampingnya sii Bayu. Lanjut ke sekretaris sii jaMzter dan pendamping setianya sii Sukasukaa Thanty. Tak ketinggalan sii G@la_nk dan Rh34NIST yang selalu dengan sabar menalangi kebendaharaan kelas ( kayaknya siihh.. ). Masih lanjut dengan sii manis dan sii ganteng…. Kita urut dari depan yukkk…
@meL, @nang, @ngga, @nggit, @uLia, Cito, Unnis, Desty, @_che, ech@, Enii, Pepyana, Find_@, Aa’gyn, @ra_whaty, the Urahman, it’s_me, Gewott, Miiun_cuitt, Gundhink, @na, Nieze_Nieze, d’Ari Zaff, Rohmatt, FuLan, s@fina, yantche, sudsudd, cyriL_viismg, syukron, tichaa, Umii, wi7iL, t@rii.
Lengkap sudah 40 spesies CAZZTLE dari Sabang sampai Merauke ( itulah Indonesia ). Berbeda-beda tetapi satu jua ( Bhinneka Tunggal Ika ).
Lelah sudah tangan ini mengukir tinta di sehelai kertas. Sudah saatnya pula kami mohon undur diri. Terima kasih tiada terkira untuk Bapak/Ibu Guru yang amad sangad sabar sekali bukan main membimbing kami (^_^). Maafkan segala kesalahan, kekhilafan, serta tutur kata kami yang sering tak enak di hati. Akhirul kalam, wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.. ^_^
KEEP SPIRIT FOR CAZZTLE















