Kamis, 10 Februari 2011
Air Juga Bisa TERCEMAR
Hi sobat-sobatku? Pastinya teman-teman tahu khan, Keperluan paling besar dari tubuh kita itu adalah AIR!! Nagh,, kalian pernah berfikir gax? Apa yang akan terjadi bila suatu kebutuhan yang utama itu mengalami gangguan? Seperti halnya dengan air. Ok,,, biar kita gax menduga-duga, mari kita pelajari ilmunya. Yuuk…yukk…. Ayukk!!!
Ternyat tiga perempat dari permukaan bumi ini ditutupi oleh air dan kita menyadari bahwa air merupakan kebutuhan mutlak bagi seluruh organisme. Karena selain merupakan habitat bagi makhluk hidup air juga merupakan sumber daya yang banyak sekali manfaatnya bagi kebutuhan kita.
Dengan jumlah air yang berlimpah nampaknya air yang ada di bumi tidak akan habis. Namun, apakah seluruh air di bumi ini dapat dimanfaatkan oleh kita?
Sebagaimana telah kita ketahui, sejak jaman nenek moyang manusia telah menggunakan air untuk keperluan hidupnya. Sejalan dengan pertambahan penduduk ditambah pula dengan perluasan areal pertanian, perindustrian dan kemajuan-kemajuan teknologi lainnya, keperluan air cenderung semakin menigkat.
Oleh sebab itu, dapatkah kita memperoleh air yang betu-betul murni??? Kita rasa pada masa sekarang ini sulit sekali memperoleh air yang begitu murni. Aliran air dari gunung yang diperkirakan paling bersihpun akan membawa mineral-mineral, gas-gas berlarut, dan zat-zat organic dari tumbuhan atau binatang yang hidup di dalam atau dekat aliran tersebut. Selain itu juga tanpa kita sadari, aktivitas kita juga merupakan salah satu hal penyebab timbulnya masalah-masalah dalam air.
Secara garis besarnya kita mengenal dua tipe polutan yang masuk kedalam perairan:
Zat yang memperkaya perairan sehingga merangsang pertumbuhan mikroorganisme dan algae.
Materi-materi yang bersifat racun, sehingga dapat membunuh organisme yang hidup dalam perairan
Zat yang memperkaya perairan umumnya berupa sampah-sampah organic yang dibuang oleh manusia dan pupuk para petani yang terbawa ke perairan, kotoran-kotoran binatang dan deterjen. Nitrat dan Fosfat pada materi-materi tersebut ternyata dapat berfungsi sebagai nutrisi bagi algae atau ganggang yang merangsang pertumbuhannya secara cepat. Tumbuhan ganggang tersebut dapat menimbulkan rasa dan bau yang tidak sedap bagi air. Nagh,,,!!! Bila ganggang tersebut mati akan dibusukkan oleh decomposer yaitu bakteri dan jamur. Akibat adanya pembusukan tersebut banyak oksigen yang digunakan oleh decomposer dengan demikian kadar oksigen dalam air yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup lainnya menjadi berkurang.
Selain hal tersebut diatas, air yang mengandung banyak sampah dapat berkontaminasi oleh bakteri-bakteri patogen, seperti: bakteri, desentri, tifus dan kolera.
Materi-materi yang bersifat racun umumnya dihasilkan oleh industri-industri kimia, atau penggunaan pestisida, insektisida, rodentisida dan herbisida yang terlalu berlebihan. Akibatnya bila hujan turun maka zat-zat pembasmi hama tersebut akan hanyut melalui selokan-selokan, parit-parit. Sungai-sungai dan akhirnya sampai ke danau atau ke laut, yang berakibat dapat membunah mikroorganisme dan ikan-ikan yang hidup dalam perairan tersebut.
Ternyata masalah pencemaran lingkungan juga dapat terjadi di area perairan.
Wahh,,, kalau sudah begini bagaimana caranya yaa, biar kita semua bisa mendapatkan air yang bener-bener bersih dan sehat buat diri kita????
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar